Saturday, May 5, 2012

asma


Penyakit Asma (Asthma)

Penyakit Asma (Asthma) adalah suatu penyakit kronik (menahun) yang menyerang saluran pernafasan (bronchiale) pada paru dimana terdapat peradangan (inflamasi) dinding rongga bronchiale sehingga mengakibatkan penyempitan saluran nafas yang akhirnya seseorang mengalami sesak nafas. Penyakit Asma paling banyak ditemukan di negara maju, terutama yang tingkat polusi udaranya tinggi baik dari asap kendaraan maupun debu padang pasir.

  • Penyebab Penyakit Asma

  • Sampai saat ini penyebab penyakit asma belum diketahui secara pasti meski telah banyak penelitian oleh para ahli. Teori atau hypotesis mengenai penyebab seseorang mengidap asma belum disepakati oleh para ahli didunia kesehatan.

    Namun demikian yang dapat disimpulkan adalah bahwa pada penderita asma saluran pernapasannya memiliki sifat yang khas yaitu sangat peka terhadap berbagai rangsangan (bronchial hyperreactivity = hipereaktivitas saluran napas) seperti polusi udara (asap, debu, zat kimia), serbuk sari, udara dingin, makanan, hewan berbulu, tekanan jiwa, bau/aroma menyengat (misalnya;parfum) dan olahraga.

    Selain itu terjadinya serangan asma sebagai akibat dampak penderita mengalami infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) baik flu ataupun sinisitis. Serangan penyakit asma juga bisa dialami oleh beberapa wanita dimasa siklus menstruasi, hal ini sangat jarang sekali.

    Angka peningkatan penderita asma dikaitkan dengan adanya faktor resiko yang mendukung seseorang menderita penyakit asma, misalnya faktor keturunan. Jika seorang ibu atau ayah menderita penyakit asma, maka kemungkinan besar adanya penderita asma dalam anggota keluarga tersebut.

  • Tanda dan Gejala Penyakit Asma

  • Adapun tanda dan gejala penyakit asma diantaranya :

    - Pernafasan berbunyi (wheezing/mengi/bengek) terutama saat mengeluarkan nafas (exhalation). Tidak semua penderita asma memiliki pernafasan yang berbunyi, dan tidak semua orang yang nafasnya terdegar wheezing adalah penderita asma!
    - Adanya sesak nafas sebagai akibat penyempitan saluran bronki (bronchiale).
    - Batuk berkepanjangan di waktu malam hari atau cuaca dingin.
    - Adanya keluhan penderita yang merasakan dada sempit..
    - Serangan asma yang hebat menyebabkan penderita tidak dapat berbicara karena kesulitannya dalam mengatur pernafasan.

    Pada usia anak-anak, gejala awal dapat berupa rasa gatal dirongga dada atau leher. Selama serangan asma, rasa kecemasan yang berlebihan dari penderita dapat memperburuk keadaanya. Sebagai reaksi terhadap kecemasan, penderita juga akan mengeluarkan banyak keringat.

  • Cara Menghindari Serangan Asma

  • Langkah tepat yang dapat dilakukan untuk menghindari serangan asma adalah menjauhi faktor-faktor penyebab yang memicu timbulnya serangan asma itu sendiri. Setiap penderita umumnya memiliki ciri khas tersendiri terhadap hal-hal yang menjadi pemicu serangan asmanya.

    Setelah terjadinya serangan asma, apabila penderita sudah merasa dapat bernafas lega akan tetapi disarankan untuk meneruskan pengobatannya sesuai obat dan dosis yang diberikan oleh dokter.

  • Penanganan dan Pengobatan Penyakit Asma

  • Penyakit Asma (Asthma) sampai saat ini belum dapat diobati secara tuntas, ini artinya serangan asma dapat terjadi dikemudian hari. Penanganan dan pemberian obat-obatan kepada penderita asma adalah sebagai tindakan mengatasi serangan yang timbul yang mana disesuaikan dengan tingkat keparahan dari tanda dan gejala itu sendiri. Prinsip dasar penanganan serangan asma adalah dengan pemberian obat-obatan baik suntikan (Hydrocortisone), syrup ventolin (Salbutamol) atau nebulizer (gas salbutamol) untuk membantu melonggarkan saluran pernafasan.

    Pada kasus-kasus yang ringan dimana dirasakan adanya keluhan yang mengarah pada gejala serangan asma atau untuk mencegah terjadinya serangan lanjutan, maka tim kesehatan atau dokter akan memberikan obat tablet seperti Aminophylin dan Prednisolone. Bagi penderita asma, disarankan kepada mereka untuk menyediakan/menyimpan obat hirup (Ventolin Inhaler) dimanapun mereka berada yang dapat membantu melonggarkan saluran pernafasan dikala serangan terjadi.

    PENYAKIT BERBAHAYA



    • Penyebab: Penyakit TBC disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini dapat menular melalui percikan ludah saat penderita batuk.
    • Gejala: Batuk berdahak lebih dari tiga minggu. Dapat juga disertai batuk yang mengeluarkan darah. Penderita akan mengalami demam khususnya pada siang atau sore, berkeringat pada malam hari. Nafsu makan menurun sehingga mengakibatkan badan menjadi kurus.

    KANDUNGAN ROKOK

    Kandungan Rokok Penyebab Penyakit Kronis


    Kebiasaan merokok memang mengasyikkan. Tanpa sadar berbagai macam racun berbahaya dalam kandungan rokok masuk ke dalam tubuh, memicu menjangkitnya kanker dan beberapa penyakit kronis lainnya.
    kandungan rokok
    Di dunia setiap tahunnya ditemukan 2,2 juta kematian akibat Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK). Dan penyakit itu mereka dapat dari kebiasaan merokok yang sudah mereka lakukan selama bertahun-tahun. Angka kematian akibat rokok ini setiap tahun akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah perokok.
    Mengapa konsumsi rokok yang terus menerus bisa memicu timbulnya penyakit? Zat-zat kimia apa saja yang sebernarnya terdapat di dalam sebatang rokok sehingga menimbulkan efek yang mengerikan?
    Jika Anda berpikir bahwa nikotin adalah satu-satunya kandungan rokok yang berbahaya di dalam rokok itu sangatlah salah. Nikotin Ini adalah komponen adiktif tembakau. Hal ini diserap ke dalam darah dan mempengaruhi otak dalam waktu 10 detik. Hal ini menyebabkan perokok untuk merasa relax karena neurotransmitter. Ini juga menyebabkan gelombang denyut jantung, tekanan darah, dan adrenalin (yang juga merasa baik). Akibatnya, sifat ketergantungan nikotin pada otak dan tubuh untuk sementara hilang. Perokok merasa lebih buruk jika mereka tidak merokok. Ini yang memperkuat keinginan untuk merokok lagi.
    Secara keseluruhan rokok adalah campuran senyawa kompleks yang dihasilkan oleh pembakaran tembakau dan adiktif. Terlepas dari stimulan nikotin biasa, asap rokok juga mengandung tar yang terdiri dari lebih dari 4000 bahan kimia termasuk sekitar 60 bahan kimia karsinogenik yang berbahaya. Hampir semua jenis zat tersebut mematikan. Zat-zat inilah yang menyebabkan penyakit paru-paru, jantung, emphysema dan penyakit berbahaya lainnya.
    kandungan rokok
    Beberapa zat kandungan rokok lainnya dikenal mempunyai efek yang merugikan tulang dan kulit. Anda mungkin terkejut untuk menemukan nama beberapa bahan kimia dalam asap rokok. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:
    1. Sianida adalah senyawa kimia yang mengandung kelompok cyano.
    2. Benzene juga dikenal sebagai bensol merupakan senyawa kimia organik yang mudah terbakar dan cairan tidak berwarna.
    3. Cadmium sebuah logam yang sangat beracun dan radioaktif yang ditemukan baterai.
    4. Metanol (alkohol kayu) adalah alkohol yang paling sederhana yang juga dikenal sebagai metil alkohol.
    5. Asetilena (bahan bakar yang digunakan dalam obor las) merupakan senyawa kimia tak jenuh yang juga merupakan hidrokarbon alkuna yang paling sederhana.
    6. Amonia ditemukan di mana-mana di lingkungan tetapi sangat beracun dalam kombinasi dengan unsur-unsur tertentu.
    7. Formaldehida cairan yang sangat beracun yang digunakan untuk mengawetkan mayat.
    8. Hidrogen sianida adalah racun yang digunakan sebagai fumigan untuk membunuh semut. Zat ini juga digunakan sebagai zat pembuat plastik dan pestisida.
    9. Arsenik adalah bahan yang terdapat dalam racun tikus.

    Sedangkan asap yang dihasilkan rokok mengandung tar. Tar itu sendiri mengandung banyak bahan beracun ke dalam tubuh. Ini adalah substansi, tebal lengket, dan ketika menghirup itu melekat pada rambut-rambut kecil di paru-paru. Organ ini melindungi paru-paru dari kotoran dan infeksi, tapi ketika tertutup tar organ ini  tidak dapat melakukan fungsinya. Tar juga melapisi dinding sistem respirasi secara keseluruhan, mempersempit tabung yang transportasi udara (yang bronchioles) dan mengurangi elastisitas paru-paru. Yang pada akhirnya menyebabkan kanker paru-paru dan penyakit pernafasan kronis.
    Selain itu asap ini juga mengandung karbon monoksida. Karbon monoksida adalah bahan kimia beracun ditemukan dalam asap buangan mobil. Hal inilah yang kemudian bisa menurunkan jumlah oksigen dalam darah dan menghalangi semua kinerja organ pensuply oksigen di dalam tubuh. Karena tubuh kurang oksigen membuat jantung mengalami penebalan dan bekerja lebih keras memompa darah. Inilah penyebab utama seorang perokok bisa mengalami serangan jantung secara mendadak.
    Lihat di sini cara berhenti merokok dengan pengganti rokok.

    bahaya narkobaBahaya Narkoba !! for everyone say no to drugs Banyak orang yang setuju untuk meninggalkan atau menjauhkan diri dari narkoba, tapi tetap tidak bisa untuk meninggalkan kebiasan merokok, karena menurut mereka narkoba lebih berbahaya daripada rokok. Padahal pemikiran mereka itu SALAH BESAR, karena keduanya (narkoba dan rokok) sama-sama berbahaya. Bahkan, mungkin rokok bisa saja lebih berbahaya, karena selain membahayakan si perokoknya, juga membahayakan orang di sekitar si perokok yang tidak merokok dan tidak sengaja menghirup asap rokok dari si perokok tadi. Hanya saja, bedanya dengan narkoba, kalau dampak narkoba lebih cepat terlihat, sementara dampak atau efek dari bahayanya merokok akan dirasakan 10 – 20 tahun kemudian. Oleh karena itulah, masih banyak sekali orang yang tidak mempedulikan bahaya merokok. Mengapa merokok dan menggunakan narkoba memang sama-sama berbahaya? Jawabannya yaitu karena keduanya sama-sama bisa menyebabkan perubahan kimia pada otak dalam jangka panjang, sehingga menyebabkan otak rusak. Dalam asap rokok, terkandung 4000 zat kimia, dan setidaknya 200 diantaranya dinyatakan berbahaya untuk kesehatan. Racun utama dari rokok adalah nikotin, tar dan karbon monoksida. Nikotin adalah zat adiktif, yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah, bersifat karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru yang mematikan. Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru, bersifat karsiogenik. Dan, karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen1. Racun dan karsinogen yang timbul akibat pembakaran tembakau tersebut dapat memicu terjadinya kanker. Pada awalnya, sih, rokok mengandung 8 – 20 mg nikotin dan setelah di bakar nikotin yang masuk ke dalam sirkulasi darah hanya 25%. Walaupun jumlah tersebut kecil, tapi ternyata zat tersebut hanya memerlukan waktu 15 detik untuk sampai ke otak manusia. Bagaimana nggak berbahaya? Satu rokok saja bisa seperti itu, apalagi kalau beratus-ratus rokok yang dihisap? Dalam prosesnya, nikotin diterima oleh reseptor asetilkolin-nikotinik yang kemudian terbagi ke jalur imbalan dan jalur adrenergik. Pada jalur imbalan tersebutlah, perokok merasakan kenikmatannya, serta memacu sistem dopaminergik. Dan, hasilnya, perokok akan merasa lebih tenang, daya pikir serasa lebih cemerlang, serta mampu menekan rasa lapar. Sedangkan di jalur adrenergik, zat ini akan mengaktifkan sistem adrenergik pada bagian otak lokus seruleus yang mengeluarkan sorotin. Dengan meningkatnya sorotin, akan menimbulkan rangsangan rasa senang sekaligus keinginan mencari rokok lagi 2. Jadi, karena ketergantungan pada nikotin inilah, mengapa perokok menjadi sangat sulit meninggalkan rokok tersebut. Ini dia nih bahaya nyata rokok: kanker paru (90% kanker paru pada laki-laki disebabkan rokok, dan 70% untuk perempuan), kanker mulut, kanker bibir, asma, kanker leher rahim, jantung koroner, darah tinggi, stroke, kanker darah, kanker hati, bronchitis, kematian mendadak pada bayi, bahaya rusaknya kesuburan bagi wanita dan impotensi bagi kaum pria. Masih ttp mo ngerokok? Hmm, itu semua pilihan masing2 orang sih, asal si perokok harus ingat : Jangan merokok di tempat umum & jgn merokok di dekat orang yg tdk merokok (krn kenyaataanya perokok pasif akan menyerap 2 kali lipat asap rokok). Klo mo ttp ngerokok, ya jgn merugikan perokok pasif, oce… BAHAYA MEROKOK Banyak penelitian yang membuktikan kebiasaan merokok meningkatkan resiko timbulnya berbagai penyakit, seperti penyakit jantung dan penyakit ganggguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronkitis, tekanan darah tinggi, impotensi, serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin. Pasien-pasien perokok juga beresiko tinggi mengalami komplikasi atau sukarnya penyembuhan luka setelah pembedaan termasuk bedah plastik dan rekontruksi, operasi plastik pembentukan payudara dan operasi yang menyangkut anggota tubuh, bagian bawah. Pada kenyataannya kebiasaan merokok ini sulit dihilangkan dan jarang diakui orang sebagai suatu kebiasan buruk. Apalagi orang yang merokok untuk mengalihkan diri dari stres dan tekanan emosi, lebih sulit melepaskan diri dari kebiasaan ini dibandingkan perokok yang tidak memiliki latar belakang depresi. PENGARUH ASAP ROKOK TERHADAP KESEHATAN Slide 4 .O {font-size:149%;} Karena mengandung 4000 bahan kimia beracun, 43 penyebab kanker, PADAT: √ NIKOTIN (ZAT ADIKTIF), TAR(kumpulan partikel pdt penyebab kanker), GAS, √ CO (mengikat sel darah merah mengganti O2), √ Gas-gas berbahaya lain maka pengaruh asap rokok harus kita perhatikan. ROKOK DAN KESEHATAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Tujuan umum ditetapkannya hukum Islam adalah untuk kemaslahatan (kebaikan) manusia dengan terpenuhinya: Kebutuhan Primer Kebutuhan Sekunder NB: Sekali2 peduli kesehatan,nggak ada salahnya kan… 0 Responses to “Bahaya Rokok = Bahaya Narkoba !!” Feed for this Entry Trackback AddressBahaya Narkoba !! for everyone say no to drugs Banyak orang yang setuju untuk meninggalkan atau menjauhkan diri dari narkoba, tapi tetap tidak bisa untuk meninggalkan kebiasan merokok, karena menurut mereka narkoba lebih berbahaya daripada rokok. Padahal pemikiran mereka itu SALAH BESAR, karena keduanya (narkoba dan rokok) sama-sama berbahaya. Bahkan, mungkin rokok bisa saja lebih berbahaya, karena selain membahayakan si perokoknya, juga membahayakan orang di sekitar si perokok yang tidak merokok dan tidak sengaja menghirup asap rokok dari si perokok tadi. Hanya saja, bedanya dengan narkoba, kalau dampak narkoba lebih cepat terlihat, sementara dampak atau efek dari bahayanya merokok akan dirasakan 10 – 20 tahun kemudian. Oleh karena itulah, masih banyak sekali orang yang tidak mempedulikan bahaya merokok. Mengapa merokok dan menggunakan narkoba memang sama-sama berbahaya? Jawabannya yaitu karena keduanya sama-sama bisa menyebabkan perubahan kimia pada otak dalam jangka panjang, sehingga menyebabkan otak rusak. Dalam asap rokok, terkandung 4000 zat kimia, dan setidaknya 200 diantaranya dinyatakan berbahaya untuk kesehatan. Racun utama dari rokok adalah nikotin, tar dan karbon monoksida. Nikotin adalah zat adiktif, yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah, bersifat karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru yang mematikan. Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru, bersifat karsiogenik. Dan, karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen1. Racun dan karsinogen yang timbul akibat pembakaran tembakau tersebut dapat memicu terjadinya kanker. Pada awalnya, sih, rokok mengandung 8 – 20 mg nikotin dan setelah di bakar nikotin yang masuk ke dalam sirkulasi darah hanya 25%. Walaupun jumlah tersebut kecil, tapi ternyata zat tersebut hanya memerlukan waktu 15 detik untuk sampai ke otak manusia. Bagaimana nggak berbahaya? Satu rokok saja bisa seperti itu, apalagi kalau beratus-ratus rokok yang dihisap? Dalam prosesnya, nikotin diterima oleh reseptor asetilkolin-nikotinik yang kemudian terbagi ke jalur imbalan dan jalur adrenergik. Pada jalur imbalan tersebutlah, perokok merasakan kenikmatannya, serta memacu sistem dopaminergik. Dan, hasilnya, perokok akan merasa lebih tenang, daya pikir serasa lebih cemerlang, serta mampu menekan rasa lapar. Sedangkan di jalur adrenergik, zat ini akan mengaktifkan sistem adrenergik pada bagian otak lokus seruleus yang mengeluarkan sorotin. Dengan meningkatnya sorotin, akan menimbulkan rangsangan rasa senang sekaligus keinginan mencari rokok lagi 2. Jadi, karena ketergantungan pada nikotin inilah, mengapa perokok menjadi sangat sulit meninggalkan rokok tersebut. Ini dia nih bahaya nyata rokok: kanker paru (90% kanker paru pada laki-laki disebabkan rokok, dan 70% untuk perempuan), kanker mulut, kanker bibir, asma, kanker leher rahim, jantung koroner, darah tinggi, stroke, kanker darah, kanker hati, bronchitis, kematian mendadak pada bayi, bahaya rusaknya kesuburan bagi wanita dan impotensi bagi kaum pria. Masih ttp mo ngerokok? Hmm, itu semua pilihan masing2 orang sih, asal si perokok harus ingat : Jangan merokok di tempat umum & jgn merokok di dekat orang yg tdk merokok (krn kenyaataanya perokok pasif akan menyerap 2 kali lipat asap rokok). Klo mo ttp ngerokok, ya jgn merugikan perokok pasif, oce… BAHAYA MEROKOK Banyak penelitian yang membuktikan kebiasaan merokok meningkatkan resiko timbulnya berbagai penyakit, seperti penyakit jantung dan penyakit ganggguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronkitis, tekanan darah tinggi, impotensi, serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin. Pasien-pasien perokok juga beresiko tinggi mengalami komplikasi atau sukarnya penyembuhan luka setelah pembedaan termasuk bedah plastik dan rekontruksi, operasi plastik pembentukan payudara dan operasi yang menyangkut anggota tubuh, bagian bawah. Pada kenyataannya kebiasaan merokok ini sulit dihilangkan dan jarang diakui orang sebagai suatu kebiasan buruk. Apalagi orang yang merokok untuk mengalihkan diri dari stres dan tekanan emosi, lebih sulit melepaskan diri dari kebiasaan ini dibandingkan perokok yang tidak memiliki latar belakang depresi. PENGARUH ASAP ROKOK TERHADAP KESEHATAN Slide 4 .O {font-size:149%;} Karena mengandung 4000 bahan kimia beracun, 43 penyebab kanker, PADAT: √ NIKOTIN (ZAT ADIKTIF), TAR(kumpulan partikel pdt penyebab kanker), GAS, √ CO (mengikat sel darah merah mengganti O2), √ Gas-gas berbahaya lain maka pengaruh asap rokok harus kita perhatikan. ROKOK DAN KESEHATAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Tujuan umum ditetapkannya hukum Islam adalah untuk kemaslahatan (kebaikan) manusia dengan terpenuhinya: Kebutuhan Primer Kebutuhan Sekunder NB: Sekali2 peduli kesehatan,nggak ada salahnya kan… 0 Responses to “Bahaya Rokok = Bahaya Narkoba !!” Feed for this Entry Trackback Address

    Bahaya Narkoba !!

    for everyone

     

    say no to drugs

    Banyak orang yang setuju untuk meninggalkan atau menjauhkan diri dari narkoba, tapi tetap tidak bisa untuk meninggalkan kebiasan merokok, karena menurut mereka narkoba lebih berbahaya daripada rokok. Padahal pemikiran mereka itu SALAH BESAR, karena keduanya (narkoba dan rokok) sama-sama berbahaya. Bahkan, mungkin rokok bisa saja lebih berbahaya, karena selain membahayakan si perokoknya, juga membahayakan orang di sekitar si perokok yang tidak merokok dan tidak sengaja menghirup asap rokok dari si perokok tadi. Hanya saja, bedanya dengan narkoba, kalau dampak narkoba lebih cepat terlihat, sementara dampak atau efek dari bahayanya merokok akan dirasakan 10 – 20 tahun kemudian. Oleh karena itulah, masih banyak sekali orang yang tidak mempedulikan bahaya merokok.
    Mengapa merokok dan menggunakan narkoba memang sama-sama berbahaya? Jawabannya yaitu karena keduanya sama-sama bisa menyebabkan perubahan kimia pada otak dalam jangka panjang, sehingga menyebabkan otak rusak. Dalam asap rokok, terkandung 4000 zat kimia, dan setidaknya 200 diantaranya dinyatakan berbahaya untuk kesehatan. Racun utama dari rokok adalah nikotin, tar dan karbon monoksida. Nikotin adalah zat adiktif, yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah, bersifat karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru yang mematikan. Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru, bersifat karsiogenik. Dan, karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen1. Racun dan karsinogen yang timbul akibat pembakaran tembakau tersebut dapat memicu terjadinya kanker. Pada awalnya, sih, rokok mengandung 8 – 20 mg nikotin dan setelah di bakar nikotin yang masuk ke dalam sirkulasi darah hanya 25%. Walaupun jumlah tersebut kecil, tapi ternyata zat tersebut hanya memerlukan waktu 15 detik untuk sampai ke otak manusia. Bagaimana nggak berbahaya? Satu rokok saja bisa seperti itu, apalagi kalau beratus-ratus rokok yang dihisap?
    Dalam prosesnya, nikotin diterima oleh reseptor asetilkolin-nikotinik yang kemudian terbagi ke jalur imbalan dan jalur adrenergik. Pada jalur imbalan tersebutlah, perokok merasakan kenikmatannya, serta memacu sistem dopaminergik. Dan, hasilnya, perokok akan merasa lebih tenang, daya pikir serasa lebih cemerlang, serta mampu menekan rasa lapar. Sedangkan di jalur adrenergik, zat ini akan mengaktifkan sistem adrenergik pada bagian otak lokus seruleus yang mengeluarkan sorotin. Dengan meningkatnya sorotin, akan menimbulkan rangsangan rasa senang sekaligus keinginan mencari rokok lagi 2. Jadi, karena ketergantungan pada nikotin inilah, mengapa perokok menjadi sangat sulit meninggalkan rokok tersebut.
    Ini dia nih bahaya nyata rokok: kanker paru (90% kanker paru pada laki-laki disebabkan rokok, dan 70% untuk perempuan), kanker mulut, kanker bibir, asma, kanker leher rahim, jantung koroner, darah tinggi, stroke, kanker darah, kanker hati, bronchitis, kematian mendadak pada bayi, bahaya rusaknya kesuburan bagi wanita dan impotensi bagi kaum pria.
    Masih ttp mo ngerokok? Hmm, itu semua pilihan masing2 orang sih, asal si perokok harus ingat : Jangan merokok di tempat umum & jgn merokok di dekat orang yg tdk merokok (krn kenyaataanya perokok pasif akan menyerap 2 kali lipat asap rokok). Klo mo ttp ngerokok, ya jgn merugikan perokok pasif, oce…